🔥 INDONESIA GAGAL KE SEMIFINAL! SIAPA YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).
Indonesia sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan setelah Ilhan Fandi menyamakan kedudukan pada menit ke-66.
Hasil imbang tersebut membuat Indonesia finis di peringkat ketiga Grup A dengan tujuh poin dari empat pertandingan. Sementara itu, Singapura mengamankan posisi kedua dengan delapan poin dan berhak melaju ke semifinal bersama Vietnam yang menjadi juara grup dengan 10 poin.
Garuda Gagal Mempertahankan Keunggulan
Setelah Ragnar membawa Indonesia unggul, Garuda sebenarnya memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan. Namun, peluang tersebut tidak berhasil dimanfaatkan menjadi gol tambahan.
Singapura kemudian mampu menemukan celah dan mencetak gol penyama melalui Ilhan Fandi. Setelah skor menjadi 1-1, Indonesia tidak mampu mencetak gol kemenangan hingga pertandingan berakhir.
PSSI Siapkan Evaluasi
Kegagalan melaju ke semifinal membuat performa Timnas Indonesia menjadi sorotan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa akan dilakukan evaluasi menyeluruh setelah hasil di Piala AFF 2026.
Evaluasi tersebut menjadi penting karena Indonesia masih memiliki sejumlah agenda besar setelah turnamen ini, termasuk persiapan menuju Piala Asia 2027.
Kini pertanyaan besarnya adalah: siapa yang paling bertanggung jawab atas kegagalan Garuda? Strategi pelatih, performa pemain, atau justru penyelesaian peluang yang menjadi masalah?
INTBOLA akan terus menghadirkan berita terbaru Timnas Indonesia, hasil pertandingan, perkembangan pemain, serta perdebatan panas sepak bola.
🌐 Ikuti seluruh platform resmi INTBOLA:
🔗 https://heylink.me/INTBOLA/
| Timnas Indonesia harus puas bermain imbang 1-1 melawan Singapura dan gagal melaju ke semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026. Hasil ini membuat evaluasi besar terhadap Garuda kembali menjadi sorotan. |
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya